<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5463">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN MOTIF KONTEMPORER KAIN SARUNG SEBAGAI TREND MODE PADA URBAN STYLE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Warsa Suarsa - 75150020</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Panji Firman Rahadi, S.Sn, M.Sn</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Editor</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Universitas ARS</placeTerm>
   <publisher>Universitas ARS</publisher>
   <dateIssued>2019 - 2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Warsa Suarsa (75150020) Perancangan Motif Kontemporer Kain Sarung Sebagai Trend Mode Pada Urban Style&#13;
&#13;
Kain Sarung diakui merupakan salah satu identitas bangsa Indonesia, terbukti penggunaan kain Sarung hingga kini masih lestari digunakan oleh masyarakat Nusantara. Memiliki berbagai macam  motif yang berbeda-beda dari setiap daerah di Indonesia, salah satunya motif Madras yang hingga kini masih mendominasi pada kain Sarung di Indonesia. Terpaku dengan identiknya motif Madras saat ini, diperlukan strategi untuk menghadapi trend-trend baru di masa yang akan datang, sehingga kelestarian kain sarung tidak tergores oleh perkembangan zaman. Inovasi perlu dilakukan karena Semakin berkembangnya motif pada kain Sarung akan memberikan banyak pilihan pada para peminat sekaligus memperluas cakrawala pemanfaatannya. Metode yang digunakan dalam perancangan ini yakni metode kualitatif bertujuan untuk mengetahui keadaan sebenarnya. Wawancara dan observasi adalah dua metode pengumpulan data kualitatif sebagai bagian dari penelitian. Hasil wawancara dan observasi menunjukan bahwa motif pada saat ini kurang variatif dikarnakan keterbatasan mesin yang digunakan. Mesin ATBM (alat tenun bukan mesin) hanya bis&#13;
a menghasilkan motif madras dan garis tegak lurus saja, cukup sulit diterapkan pada banyaknya permintaan konsumen yang menginginkan motif kain Sarung yang lebih modern. Seperti halnya pada komunitas pemuda hijrah yang memiliki harapan motif kain Sarung bisa mewakili kaum muda saat ini. Hal tersebut merupakan tujuan proyek perancangan ini sebagai bentuk startegi pelestarian dengan memberikan ragam pilihan motif kepada para peminat maupun peminat baru untuk menarik kaum urban dan juga kaum muda di Indonesia. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Kain Sarung, Motif, Kontemporer, Urban</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Desain Komunikasi Visual</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Kain Sarung</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Motif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Kontemporer</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Urban</topic>
 </subject>
 <classification>008 / S1.DKV.SKP / 2019 - 2020</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Digital Library ARS University Perpustakan Online ARS University</physicalLocation>
  <shelfLocator>008 / S1.DKV.SKP / 2019 - 2020</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S01480K</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan</sublocation>
    <shelfLocator>008 / S1.DKV.SKP / 2019 - 2020</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="2325" url="" path="/0be06faab2316ffda718e8436a85f642.pdf" mimetype="application/pdf">Abstrak</slims:digital_item>
  <slims:digital_item id="2327" url="" path="/cd54ab84374b1ac1545b9dac23d19ab2.pdf" mimetype="application/pdf">BAB I</slims:digital_item>
  <slims:digital_item id="2340" url="" path="/a217b9332ec4f914138f18eb512bf9bf.pdf" mimetype="application/pdf">BAB V</slims:digital_item>
  <slims:digital_item id="2343" url="" path="/fad3a1d9715bba0c9c71d335c67adba7.pdf" mimetype="application/pdf">Daftar Pustaka</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <slims:image>Capture.PNG.PNG</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5463</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-01-28 14:39:40</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-19 11:32:38</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>