<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8000">
 <titleInfo>
  <title>HUKUM INVESTASI ASING PADA PERBANKAN SYARIAH INDONESIA PASCA OMNIBUSLAW</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dr. A. Rohendi, S.H., M.H., M.M</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher>ARS University</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Monograf</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Monograf ini meneliti dan membahas perubahan dramatis dalam regulasi &#13;
investasi asing di sektor perbankan syariah Indonesia, terutama terfokus pada &#13;
kepemilikan bank umum syariah oleh warga negara asing dan/atau badan &#13;
hukum asing. Latar belakang penelitian ini ditemukan dalam Pasal 9 Ayat (3) &#13;
Undang-Undang No 21 Tahun 2008 dan Peraturan Bank Indonesia Nomor &#13;
15/13/PBI/2013 sebelum penerapan Omnibus Law. Regulasi tersebut &#13;
membatasi kepemilikan badan hukum asing hingga 99% dari modal disetor &#13;
bank. Omnibus Law menggantikan kerangka regulasi tersebut dengan Pasal 79 &#13;
UU Cipta Kerja, memberikan wewenang regulasi kepada peraturan penanaman &#13;
modal. Perubahan ini menciptakan kekosongan hukum terkait kepemilikan &#13;
bank umum syariah oleh warga negara asing. Meskipun regulasi ini seolah-olah &#13;
hanya membatasi badan hukum asing, analisis menunjukkan bahwa tidak ada &#13;
batas yang ditetapkan untuk kepemilikan warga negara asing. Penelitian ini &#13;
menggunakan metode penelitian hukum normatif, melibatkan analisis &#13;
dokumen hukum, perundang-undangan terkait, dan literatur hukum. &#13;
Pengumpulan data dilakukan dengan mengidentifikasi serta membandingkan &#13;
ketentuan hukum sebelum dan sesudah Omnibus Law, sambil menganalisis &#13;
implikasinya terhadap kepemilikan bank umum syariah oleh pihak asing. &#13;
Peralihan kewenangan dari Bank Indonesia ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) &#13;
juga menjadi sorotan utama. Sebagai rekomendasi, penelitian ini menyarankan &#13;
agar pemerintah membuat regulasi larangan warga negara asing membeli bank &#13;
syariah yang sudah beroperasi, dan investor asing hanya boleh masuk ke &#13;
industri perbankan syariah melalui akuisisi kepemilikan bank konvensional yang &#13;
dapat dikonversi menjadi bank syariah. Monograf ini memberikan pemahaman &#13;
mendalam tentang dampak perubahan regulasi investasi asing pada perbankan &#13;
syariah pasca Omnibus Law, sambil menawarkan rekomendasi untuk &#13;
mendukung keberlanjutan industri perbankan syariah di Indonesia.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn">9786239578701</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Digital Library ARS University Perpustakan Online ARS University</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">M00018S</numerationAndChronology>
    <sublocation>Manajemen S2</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="24238" url="" path="/df61a4e40279d574a317bf5b9decb934.pdf" mimetype="application/pdf">HUKUM INVESTASI ASING PADA PERBANKAN SYARIAH INDONESIA PASCA OMNIBUSLAW</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <slims:image>Buku_Monograf.png.png</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8000</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-09 08:57:57</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-09 08:57:57</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>